Penguatan Sdm Melalui Edukasi Pemasaran Digital Cerdas: Startegi Mengenali Dan Menghindari Penipuan Online Bagi Siswa SMA
DOI:
https://doi.org/10.70283/jpm.v3i1.184Keywords:
Literasi digital, pemasaran digital, penipuan online, keamanan data pribadi, siswa SMA, pengabdian kepada masyarakatAbstract
Perkembangan teknologi digital yang pesat telah membuka peluang besar dalam bidang pemasaran, namun juga meningkatkan risiko kejahatan siber seperti penipuan online. Siswa SMA sebagai pengguna aktif internet memiliki potensi sekaligus kerentanan dalam menghadapi tantangan tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital siswa melalui edukasi pemasaran digital cerdas serta strategi mengenali dan menghindari penipuan online. Metode kegiatan yang digunakan meliputi ceramah interaktif, diskusi, studi kasus, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa mengenai konsep pemasaran digital yang aman dan bertanggung jawab, peningkatan kemampuan dalam mengenali modus penipuan online, serta peningkatan kesadaran terhadap pentingnya perlindungan data pribadi. Selain itu, kegiatan ini juga efektif dalam membentuk sikap siswa yang lebih kritis, waspada, dan bertanggung jawab dalam penggunaan teknologi digital. Dengan demikian, PKM ini memberikan kontribusi positif dalam penguatan literasi digital dan pembentukan generasi muda yang adaptif serta aman dalam menghadapi perkembangan ekonomi digital.
References
Ajzen, I. (1991). The Theory of Planned Behavior. Organizational Behavior and Human Decision Processes, 50(2), 179–211.
Bawden, D. (2008). Origins and Concepts of Digital Literacy. In Digital Literacies: Concepts, Policies and Practices.
Buckingham, D. (2015). Defining Digital Literacy: What Do Young People Need to Know About Digital Media?
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing: Strategy, Implementation and Practice. Pearson.
Gilster, P. (1997). Digital Literacy. New York: John Wiley & Sons.
Grönroos, C. (1994). From Marketing Mix to Relationship Marketing: Towards a Paradigm Shift in Marketing. Management Decision.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the World, Unite! The Challenges and Opportunities of Social Media. Business Horizons.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Modul Literasi Digital Indonesia.
Kementerian Komunikasi dan Informatika RI & Siberkreasi. (2023). Modul Literasi Digital Indonesia.
Kotler, P., Kartajaya, H., & Setiawan, I. (2021). Marketing 5.0: Technology for Humanity. Wiley.
Lewis, E. St. Elmo. (1898). The AIDA Model of Advertising and Consumer Response.
Nasrullah, R. (2017). Literasi Digital. Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
NIST (National Institute of Standards and Technology). (2024). Cybersecurity Framework (CSF) 2.0.
Partnership for 21st Century Skills (P21). (2019). Framework for 21st Century Learning. Petronio, S. (2002). Boundaries of Privacy: Dialectics of Disclosure. State University of New York Press.
Ribble, M. (2015). Digital Citizenship in Schools (3rd ed.). International Society for Technology in Education (ISTE).
Ryan, D. (2017). Understanding Digital Marketing. Kogan Page.
Stallings, W. (2018). Effective Cybersecurity: A Guide to Using Best Practices and Standards. Pearson.
Tuten, T. L., & Solomon, M. R. (2023). Social Media Marketing. Sage Publications.
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills.
UNESCO. (2018). A Global Framework of Reference on Digital Literacy Skills for Indicator 4.4.2.
Westin, A. F. (1967). Privacy and Freedom. New York: Atheneum.
Whitman, M. E., & Mattord, H. J. (2021). Principles of Information Security. Cengage Learning.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Denok Sunarsi, Jasmani Jasmani, Triyadi Triyadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




